Minggu, 03 Desember 2017

laporan akhir kuliah kerja nyata: laporan kuliah kerja nyata

laporan akhir kuliah kerja nyata: laporan kuliah kerja nyata: BAB I PENDAHULUAN 1.1   Latar Belakang Pendidikan anak usia dini   (PAUD) adalah jenjang pendidikan sebelum jenjang   pendidikan ...

laporan kuliah kerja nyata



BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah jenjang pendidikan sebelum jenjang pendidikan dasar yang merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut, yang diselenggarakan pada jalur formal, nonformal, dan informal.
Pendidikan anak usia dini merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitikberatkan pada peletakan dasar ke arah pertumbuhan dan perkembangan fisik (koordinasi motorik halus dan kasar), kecerdasan (daya pikir, daya cipta, kecerdasan emosi, kecerdasan spiritual),sosio emosional (sikap dan perilaku serta agama) bahasa dan komunikasi, sesuai dengan keunikan dan tahap-tahap perkembangan yang dilalui oleh anak usia dini.
Perkembangan yang dimaksud adalah perubahan psikologis sebagai hasil dari proses pematangan fungsi psikis dan fisik pada diri anak, yang di tunjang oleh faktor lingkungan dan proses belajar dalam peredaran waktu tertentu menuju kedewasaan dari lingkungan yang banyak berpengaruh dalam kehidupan anak menuju dewasa.
Dalam bidang pendidikan seorang anak dari lahir memerlukan pelayanan yang tepat dalam pemenuhan kebutuhan pendidikan disertai dengan Pemahaman mengenai karakteristik anak sesuai pertumbuhan dan perkembangannya akan sangat membantu dalam menyesuaikan proses belajar bagi anak dengan usia, kebutuhan, dan kondisi masing-masing, baik secara intelektual, emosional dan sosial.        
Masa usia dini merupakan periode emas (golden age) bagi perkembangan anak untuk memperoleh proses pendidikan. Periode ini adalah tahun-tahun berharga bagi seorang anak untuk mengenali berbagai macam fakta di lingkungannya sebagai stimulans terhadap perkembangan kepribadian, psikomotor, kognitif maupun sosialnya.
Untuk itu pendidikan untuk usia dini dalam bentuk pemberian rangsangan-rangsangan (stimulasi) dari lingkungan terdekat sangat diperlukan untuk mengoptimalkan kemampuan anak.
Berdasarkan observasi yang dilakukan awal kuliah kerja nyata terhadap para orang tua yang ada di desa Penanjung Panjang Atas, mereka menganggap bahwa pendidikan anak usia dini tidak terlalu penting, bahkan mereka menyerahkan pendidikan anak mereka hanya pada lembaga Paud saja, tanpa tau adanya peran penting orang tua bagi anak. Untukitu, pada kesempatan ini mahasiswa membuat program penyuluhan tentang pentingnya pendidikan anak usia dini,
Tujuan dari kegiatan program penyuluhan tentang anak usia dini ini, pada orangtua sadar betul tentang pentingnya pendidikan anak usia dini agar terciptanya generasi penerus bangsa yang berkualitas.
Harapansetelah adanya kegiatan ini, masyarakat desa Penanjung Panjang Atas dapat memahami dan menerapkan pendidikan anak usia dini yang sesuai dengan hakikat sebenarnya.




BAB II                                                                                              
METODE PELAKSANAAN
1.1    Waktu Pelaksanaan Kegiatan:
1.    Penyuluhan pentingnya pendidikan anak usia dini
Tanggal :5 Agustus 2016
2.    Penyuluhan peran sekolah dalam pendidikan anak usia dini
Tanggal  :6 Agustus 2016
3.    Penyuluhan Peran orangtua dalam Pendidikan Anak Usia Dini, Permasalahan AUD dan solusinya, Pentingnya belajar sambil bermain dan kecerdasan majemuk
Tanggal : 14 Agustus 2016
2.2 Tahapan-tahapan Pelaksanaan :
1.    Tahap pelaksanakan penyuluhan pentingnya pendidikan anak usia dini
Tanggal pelaksanaan :5 Agustus 2016
Tempat : Di Paud Aulia desa Penanjung Panjang Atas
Membahas mengenai “ Pentingnya pendidikan anak usia dini

2.    Penyuluhan peran sekolah dalam pendidikan anak usia dini
Tanggal pelaksanaan :6 Agustus 2016
Tempat                        : Di Paud Aulia desa Penanjung Panjang Atas
Topik kegiatan             : “peran sekolah dalam pendidikan anak usia dini


3.    Penyuluhan tentang Peran orangtua dalam Pendidikan Anak Usia Dini, Permasalahan AUD dan solusinya, Pentingnya belajar sambil bermain dan kecerdasan majemuk
Tanggal pelaksanaan :14 Agustus 2016
Tempat                        : Sekretariat KKN Kelompok 129
Membahas mengenai   :“Peran orangtua dalam Pendidikan Anak Usia Dini,                                                     Permasalahan AUD dan solusinya, Pentingnya belajar sambil                                               bermain dan kecerdasan majemuk”.
BAB III
 HASIL DAN PEMBAHASAN
1.1     Kegiatan yang dilakukan selama KKN
NO
NAMA KEGIATAN
HASIL YANG DICAPAI
PEMBAHASAN
1
Sosialisasi pentingnya pendidikan anak usia dini
Wali Murid PAUD Aulia mulai mengetahui dan memahami tentang pendidikan anak usia dini itu apa, tujuan pendidikan anak usia dini, manfaat pendidikan anak usia dini dan pentingnya masa keemasan golden age
Memberikan pengetahuan kepada wali murid tentang pengertian paud, tujuan paud dan manfaat paud serta pentingnya masa keemasan (golden age)
2
Sosialisasi peran sekolah dalam pendidikan anak usia dini
Wali murid mendapat pengetahuan apa sesungguhnya peran sekolah dalam pendidikan anak usia dini

Melakukan sosialisasi tentang apa peran sekolah dalam pendidikan anak usia dini
3
Peran orangtua dalam Pendidikan Anak Usia Dini
Ibu-ibu desa Penanjung Atas mendapat pengetahuan tentang pentingnya peran orang tua dalam pendidikan anak usia dini terutama peran ibu bagi anak.
Melakukan sosialisasi dengan memberikan pengetahuan tentang apa saja peran orang tua dalam pendidikan anak usia dini.
4
Permasalahan AUD dan solusinya
Ibu-ibu desa Penanjung Panjang Atas Mulai mengerti dan memahami apa-apa saja permasalahan anak usia dini dan bagaimana cara mengatasinya
Dengan mengumpulkan masyarakat desa penanjung panjang atas mahasiswa melakukan sosialisasi tentang apa saja permasalahan anak usia dini dan bagaimana solusinya
5
Pentingnya belajar sambil bermain
Para orangtua mulai mengetahui bahwa sesungguhnya anak usia dini belajar haruslah sambil bermain
Memberikan pengetahuan kepada orang tua tentang pentingnya belajar sambil bermain bagi anak usia dini
6
Kecerdasan Majemuk
Orangtua mendapat pengetahuan tentang apa yang dimaksud dengan kecerdasan majemuk dan bagaimana cara menstimulasinya agar berkembang secara optimal
Memberikan pengetahuan tentang macam-macam kecerdasan majemuk dan cara menstimulasinya sehingga berkembang secara optimal
1.2     Kendala yang dihadapi dan pemecahan masalah
NO.
TAHAPAN KEGIATAN
KENDALA YANG DIHADAPI
LANGKAH PEMECAHAN
1.
Sosialisasi pentingnya pendidikan anak usia dini
a.    Sulitnya mengumpulkan wali murid
b.   Banyak wali murid yang belum mengetahui dan memahami pentingnya pendidikan anak usia dini
Menjelaskan dengan bahasa yang sederhana tentang pentingnya pendidikan anak usia dini
2.
Sosialisasi peran sekolah dalam pendidikan anak usia dini
Wali murid kurang mengetahui apa sesungguhnya peran sekolah dalam pendidikan anak usia dini
Menjelaskan secara sederhana dan perlahan agar mereka mengerti apa sesungguhnya peran sekolah dalam pendidikan anak usia dini
3.
Peran orangtua dalam Pendidikan Anak Usia Dini
Banyak orangtua yang kurang mengetahui pentingnya peran mereka dalam pendidikan anaknya
Menjelaskan secara sederhana  tentang apa saja peran orangtua dalam pendidikan anak usia dini
4.
Permasalahan AUD dan solusinya
Orangtua yang belum mengetahui dan memahami  pentingnya pendidikan anak usia dini
Menjelaskan secara sederhana dan perlahan agar mereka mengerti apa sesungguhnya permasalahan AUD dan bagaimana solusinya
5.
Pentingnya belajar sambil bermain
Orangtua kurang mengetahui apa sesungguhnya makna bermain bagi anak usia dini
Menjelaskan dengan bahasa yang sederhana tentang pentingnya belajar sambil bermain bagi anak
6.
Kecerdasan Majemuk
Banyak orangtua yang tidak mengetahui apa saja kecerdasan yang ada pada anak dan bagaimana cara menstimulasinya
Menjelaskan dengan sederhana apa saja kecerdasan yang seharusnya ada pada anak dan bagaimana cara menstimulasinya agar berkembang secara optimal








































BAB IV
 PENUTUP
A.    Kesimpulan
Setelah menjabarkan beberapa kegiatan yang telah dilakukan selama KKN di Desa Penanjung Panjang Atas dengan melakukan beberapa penyuluhan PAUD yang dimulai dari penyuluhan bahaya NAPZA, Tata Tertib Lalu Lintas, perlindungan anak dan perempuan, pengenalan pancasila dan sosialisasi perlindungan anak dan perempuan maka penulis menyimpulkan bahwa masih di perlukan banyak sekali sosialisasi – sosialisasi PAUD yang harus dilakukan di desa Penanjung Panjang Atas baik itu dilakukan di PAUD maupun di tengah masyarakat lainya.
Adanya sosialisasi memungkinkan pengetahuan masyarakat akan bertambah mengenai pentingnya pendidikan anak yang dimulai sejak usia dinipada masyarakat di sekitar Penanjung Panjang Atas. Selain itu dengan adanya sosialisasi tersebut juga akan membuat masyarakat Penanjung Panjang Atasmengetahui manfaat adanya pendidikan anak usia dini.
B.     Saran
Setelah melihat keadaandesa Penanjung Panjang Atasdan pendidikan anak  yang berlaku, penulis berharap banyak lembaga pendidikan yang turun dan memberikan sosialisasi bagi masyarakat di Penanjung Panjang Atasagar menambah pengetahuan masyarakat tentang pendidikan anak usia dini lebih bertambah.














DAFTAR PUSTAKA
P3KKN, 2016. Buku Panduan Kuliah Kerja Nyata. Bengkulu , Universitas Bengkulu.